You are currently viewing Baguskah Mengiklankan Produk Ke Market Place

Baguskah Mengiklankan Produk Ke Market Place

Baguskah Mengiklankan Produk Ke Market Place

Baguskah Mengiklankan Produk Ke Market Place. Ini merupakan pertanyaan yang sering kali saya dengar. Apakah bagus jika  mengiklankan produk baik itu di Meta ads atau platform lainnya, lalu kita arahkan checkoutnya pada Market Place seperti Shopee, Tokopedia dan sejenisnya.

Jika kalian sudah membca beberapa artikel saya pasti sudah tau jawabannya adalah “kalian harus test sendiri”. Saya pernah memegang sebuah brand produk yang omsetnya sudah 3 digit perbulannya. Kalian tau funneling checkoutnya kemana. Jawabannya adalah ke Market place.

Baca juga artikel kami mengenai Apa Itu Facebook Dan Instagram Ads?

Lalu apakah hal tersebut menyebabkan keboncosan, beliau menjawab “kami sudah test semua cara, tapi cara inilah yang menurut kami paling efektif”. Mulai dari funneling WA, form, CPAS, tapi funneling checkout ke Market Place merupakan cara yang paling efektif bagi kami.

Trend dalam beriklan yang berubah

Hal ini tidak lepas karena behaviour costumer yang sudah mulai berubah. Dahulu orang tidak tau Market Place, tapi sekarang sudah banyak orang yang mengerti dan menggunakan Shopee, Lazada, Tokopedia. Sehingga costumer akan cendrung berbelanja pada market Place.

Hal ini juga diperkeruh banyak pelaku Ads yang meniru landing page sesama penjual lalu mengirimkan barang jelek pada costumer. Maka jangan salahkan costumer jika banyak perkataan di kolum komentar yang menyebutkan ini penipuan.

Karena hal tersebut merupakan experience yang costumer alami.  Apalagi ada barang yang pada foto terlihat sangat bagus dan kata yang over claim pada website yang tidak sebanding lurus dengan barang yang datang yang cendrung malah mengecewakan.

Maka kesannya pada kasus ini costumer merasa ditipu karena barang yang datang tidak sesuai. Itulah beberapa analisis saya kenapa sekarang pada tahun 2023 behavior orang cendrung membeli kepada produk brand. Makanya ada juga brand yang mengiklankan lalu chekoutnya pada Market Place.

Alasan lain juga karena TRUST costumer lebih percaya pada Market Place. Hal ini juga disebabkan oleh penjual nakal yang saya rasa merusak ekosistem dalam berjualan. Mulai dari mengirimkan barang palsu pada calon costumer. Memberikan jaminan yang over claim, dan perang harga yang tak terhindari

Padahal sebagai penjual, yang harus kita pahami bukan hanya cara beriklan, tapi behavior costumer sekarang bagaimana. Jika Artikel ini bermanfaat jangan lupa untuk share ya…. Dan jangan sungkan untuk bertanya pada komentar. Terimakasih…..

Tinggalkan Balasan