You are currently viewing Form vs WA: Mana yang Lebih Efektif?

Form vs WA: Mana yang Lebih Efektif?

Form vs WA: Mana yang Lebih Efektif ?

Form vs WA: Mana yang Lebih Efektif?- Pasti pernah dengan kata-kata ini “ bang untuk CTA (call to actionnya) Wa atau form ya… mana yang lebih bagus? Hehehhehe Jika kalian bertanya seperti itu maka jawaban saya adalah Harus di Test.

Jika produknya mungkin perlu edukasi khusus, maka WA bisa lebih bagus, Tapi jika produknya cukup familiar maka bisa jadi form lebih bagus.Untuk lebih jelasnya mari kita bahas pada artikel ini!

Kelebihan menggunakan Form

Pertama-tama, mari kita bicarakan tentang mengapa form bisa menjadi pilihan yang menarik. Penggunaan form dapat memudahkan proses pengumpulan informasi pelanggan potensial.

Seperti nama, email, nomor telepon, atau preferensi terkait produk atau layanan yang ditawarkan. Hal ini memudahkan kamu untuk mendapatkan data pelanggan yang lengkap dan relevan.

“Dan memang untuk Form memiliki tingkat CR (closing Ratenya) lebih tinggi dari pada WA”

Baca juga: Cara Scale Up Iklan Fb Ads 

Kelemahan Menggunakan Form

Yang pasti kelemahan form adalah CPR (cost per result) yang lebih mahal dari pada WA, dan bisa saja orang yang melihat iklan kalian sebenarnya ingin membeli barang kalian, tetapi saat dia mengklik tombol CTA (Call to action) malah tidak jadi, karena MALAS dalam mengisi Form ataupun RIBET

Kelebihan menggunakan WA

Pastinya CPR (cost per result) yang lebih murah dari pada Form. Yang otomatis akan lebih banyak lead yang masuk. Dan ini bisa kalian optimalkan untuk meningkatlan konversi kalian dengan melakukan cross selling ataupun up selling.

Bisa juga mengguna WA brodcast dengan melakukan promo-promo menariknya. Karena kontak calon costumer merupakan data yang sangat berharga.

Kelemahan Menggunakan Wa

CPR (cost per result) yang jomplang antara dashboard dan real yang masuk ke Handphone CS. Untuk ini kalian bisa mengakali dengan menggunakan short form dengan format nama dan nomor WA saja. (bisa menggunakan Order online)

Presentasi closing rate yang rendah juga menjadi problem utama bagi orang yang menggunakan funneling WA. Alhasil terkadang jika dihitung dengan Excel, antara total closing dan lead yang masuk, bisa lebih mahal menggunakan wa dari pada form.

Form vs WA: Mana yang Lebih Efektif?

Pastikan kalian selalu menghitung secara manual menggunakan ecxel jika menggunaka Wa untuk menghitung total closing dan lead yang masuk

Kalian bisa download ya tab excel simpel yang saya gunakan dalam jualan “DOWNLOAD RUMUS EXCEL”

Selain itu, kamu juga harus mempertimbangkan profil target pemasaran. Jika target pemasaranmu adalah mereka yang lebih nyaman menggunakan pesan instan daripada mengisi form, maka menggunakan WA dapat lebih efektif dalam menjangkau mereka.

Pahami preferensi dan kebiasaan pengguna media sosial beserta platform yang mereka gunakan.

Terakhir, jangan lupakan untuk melakukan pengujian A/B terhadap form dan WhatsApp. Dalam iklan kamu, cobalah untuk membagi target audiens menjadi dua kelompok, satu kelompok ditunjukkan form dan kelompok lainnya ditunjukkan link ke WhatsApp.

Dengan pengujian ini, kamu dapat mengevaluasi mana yang lebih baik dalam mencapai tujuan dan mengoptimalkan pengalaman pengguna.

Jadi, mana yang kamu pilih? Form atau WhatsApp? Bagikan pendapatmu di kolom komentar di bawah!

Tinggalkan Balasan